Sabtu, 04 Februari 2012


Setiap manusia memiliki tanggung jawab baik terhadap dirinya, lingkungan sosial yang ia diami juga kepada Tuhan yang telah menciptakan manusia di muka bumi. Remaja memilki tanggung jawab terhadap eksistensi dirinya, remaja memiliki peran sosial yang cukup penting dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, dan juga remaja merupakan manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang kelak pun akan diminta pertanggung jawabannya di hadapan Tuhan.
Menyoal peran tanggung jawab remaja tentunya tidak terlepas bagaimana kondisi kehidupan remaja masa kini. Masih kah seorang remaja sadar terhadap peran dan tanggung jawab di bahunya selaku generasi muda terhadap sebuah perubahan mendasar soal kebaikan baik terhadap dirinya, bangsa dan juga agama?
Menyaksikan pola kehidupan remaja masa kini kita akan menyaksikan pemandangan cukup miris. Tak jauh-jauh mari kita saksikan bagaimana fenomena kehidupan remaja di tanah air. Kemajuan teknologi yang tidak disikapi secara arif terkadang menjadi bagian dari faktor pendorong terjadinya kenakalan remaja di tengah masyarakat.
Kurangnya pendidikan moral di lingkungan keluarga, perhatian dan kasih sayang orang tua, penanaman nilai-nilai moral dan agama minim, menjadi faktor-faktor penyebab terjadinya berbagai bentuk kondisi negatif pergaulan remaja masa kini. Yang akrab di mata kita saat ini adalah dunia remaja merupakan dunia hura-hura dan dunia suka-suka.
Remaja seolah lupa bahwa ia juga memiliki kewajiban dan tanggung jawab terhadap diri, lingkungan dan kepada Tuhannya. Urusan Tuhan seolah menjadi urusan orang tua, urusan negara adalah urusan politisi, urusan masyarakat adalah tanggung jawab aparat masyarakat.
Lalainya para pemuda dan remaja akan tugas dan tanggung jawabnya menyebabkan para remaja tergelincir pada kehidupan suka-suka, yang tidak hanya kurang bermanfaat namun juga menjerumuskan para remaja kepada dunia kenakalan remaja. Inilah bagian dari fenomena kehidupan remaja masa kini.
Remaja yang Peduli
Meskipun jika kita saksikan saat ini sebagian besar kehidupan remaja masa kini lebih dekat dengan pola kehidupan negatif, namun di lain pihak ternyata kita juga masih menyaksikan ramainya para pemuda dan remaja yang peduli akan tanggung jawab dirinya, masyarakat dan negara juga agamanya. Ingatlah bagaimana reformasi di Indonesia pada tahun 1998 merupakan bentuk perjuangan pemuda yang cukup besar akan sebuah revolusi perbaikan sistem kehidupan sosial di tanah air.
Mahasiswa selaku kaum muda menggulirkan reformasi sebagai awal sistem kehidupan bernegara yang lebih demokratis dan transparan. Peran pemuda memang tak bisa dinafikan, pemuda ibarat ruh baru yang mampu membangkitkan semangat dan memberi energi baru terhadap sebuah sistem kehidupan.
Saat ini juga masih kita saksikan para remaja yang mendulang berbagai bentuk prestasi yang mengharumkan bangsa. Mereka menyabet berbagai penghargaan internasional dalam berbagai disiplin ilmu yang mereka geluti. Bahkan para pemain lapangan hijau yang usia mereka relatif masih muda dan remaja, mereka telah mampu menunjukkan prestasi sebagai wujud andil mereka terhadap tugas dan tanggung jawab kehidupan bernegara.
Demikian pula kita lihat para pemuda yang bersuasah payah mengamalkan agamanya, di tengah kebobrokan moral para remaja hari ini, ternyata di sudut-sudut masjid kita juga masih bisa menemukan para remaja yang konsisten mengamalkan agamanya. Inilah bagian dari warna warni pola kehidupan remaja masa kini.  
Sumber: AnneAhira.com


Tidak ada komentar:

Posting Komentar